Beternak ayam kampung di pekarangan: memilih bibit, kandang, pakan, vaksin, dan menjaga hubungan baik dengan tetangga
TUREFF• •0
Memelihara ayam kampung di pekarangan rumah adalah kebiasaan lama di banyak daerah di Indonesia. Selain menghasilkan telur dan daging, ayam juga memakan sisa dapur dan serangga. Dengan cara yang benar, beberapa ekor ayam bisa dipelihara tanpa repot dan tanpa mengganggu lingkungan.
Memilih bibit
Ayam kampung asli: tahan penyakit dan cuaca, tetapi pertumbuhan dan produksi telurnya lebih lambat.
Ayam kampung unggul seperti KUB, hasil pengembangan lembaga penelitian pemerintah, tumbuh lebih cepat dan bertelur lebih banyak dibanding ayam kampung biasa.
Beli dari peternak atau pembibitan yang jelas, dan pilih anak ayam atau ayam muda yang lincah, matanya cerah, dan bulunya bersih.
Untuk telur, mulailah dengan beberapa ekor betina. Pejantan tidak diperlukan untuk bertelur, dan suara kokoknya bisa mengganggu tetangga.
Kandang
Kandang harus kering, berventilasi baik, dan terlindung dari hujan serta terik matahari.
Sediakan tempat bertengger dan sarang bertelur yang gelap dan nyaman.
Lindungi dari predator seperti musang, ular, tikus, dan anjing. Tutup celah dan kunci kandang di malam hari.
Ganti alas kandang secara rutin; kandang yang lembap dan kotor memicu penyakit dan bau.
Jangan menempatkan kandang terlalu dekat dengan rumah tetangga atau sumur.
Pakan
Ayam kampung bisa diumbar di pekarangan untuk mencari makan, tetapi tetap perlu pakan tambahan agar tumbuh dan bertelur dengan baik.
Gunakan pakan jadi sesuai umur: pakan anak ayam untuk yang masih kecil dan pakan petelur untuk induk.
Bisa dicampur dedak, jagung giling, dan sisa sayuran.
Hindari sisa makanan yang basi, berjamur, atau sangat asin.
Air bersih harus selalu tersedia.
Kesehatan dan vaksin
Penyakit tetelo (Newcastle disease) dan flu burung adalah ancaman serius bagi ayam kampung. Tanyakan program vaksinasi yang sesuai kepada petugas kesehatan hewan atau penyuluh di daerahmu.
Pisahkan ayam baru selama beberapa minggu sebelum digabung dengan yang lama.
Bila ada ayam yang mati mendadak dalam jumlah banyak, jangan dijual atau dikonsumsi. Laporkan ke dinas peternakan atau petugas kesehatan hewan setempat.
Cuci tangan dengan sabun setelah memegang ayam, telur, atau membersihkan kandang, terutama untuk anak-anak.
Telur
Ayam kampung biasanya bertelur beberapa butir lalu mengeram. Ambil telur setiap hari bila tidak ingin ditetaskan. Simpan di tempat sejuk dan masak sampai matang.
Bertetangga dengan baik
Bersihkan kotoran secara rutin agar tidak berbau dan tidak mengundang lalat. Kotoran ayam bisa diolah menjadi pupuk kompos untuk kebun.
Pastikan ayam tidak masuk ke pekarangan tetangga.
Cek apakah ada aturan perumahan atau lingkungan tentang memelihara unggas.
Berbagi beberapa butir telur dengan tetangga juga cara yang manjur untuk menjaga hubungan baik.