Belajar bulu tangkis untuk pemula: cara memegang raket, footwork, dan memilih raket

TUREFF• •0
Bulu tangkis adalah olahraga kebanggaan Indonesia. Hampir setiap kampung punya lapangan, dan banyak dari kita tumbuh dengan menonton pemain Indonesia berjaya di All England, Piala Thomas, dan Olimpiade. Tetapi banyak pemula bermain bertahun-tahun dengan teknik yang keliru, terutama cara memegang raket. Memperbaiki dasar sejak awal akan membuat permainan jauh lebih cepat berkembang. Cara memegang raket Kesalahan paling umum adalah memegang raket seperti memegang wajan, dengan telapak tangan menempel di bagian datar gagang. Pegangan ini membuat pukulan lemah dan pergelangan tangan cepat lelah. Pegangan forehand: pegang raket seperti bersalaman dengan gagangnya. Ibu jari dan telunjuk membentuk huruf V di bagian sisi sempit gagang. Genggam dengan rileks, jangan terlalu kencang. Pegangan backhand: putar sedikit raket dan letakkan ibu jari di bagian datar belakang gagang untuk dorongan saat memukul backhand. Kencangkan genggaman hanya pada saat memukul. Genggaman yang rileks membuat perpindahan pegangan lebih cepat. Posisi siap dan footwork Berdirilah di tengah lapangan dengan lutut sedikit ditekuk, berat badan di ujung kaki, dan raket di depan dada. Setelah setiap pukulan, kembalilah ke tengah. Ini disebut posisi dasar. Gunakan langkah geser dan langkah silang, bukan berlari biasa. Untuk mengambil kok di depan, akhiri dengan kaki yang sama dengan tangan pemukul berada di depan, misalnya kaki kanan untuk pemain tangan kanan. Footwork yang baik sering lebih penting daripada pukulan keras. Pukulan dasar yang perlu dikuasai Servis: servis pendek untuk ganda dan servis panjang untuk tunggal. Perhatikan aturan servis: kok dipukul di bawah ketinggian yang ditentukan dan kedua kaki tetap menyentuh lantai. Clear atau lob: pukulan tinggi ke belakang lapangan lawan, untuk memberi waktu dan mendorong lawan mundur. Dropshot: pukulan pelan yang jatuh dekat net. Smash: pukulan keras menukik untuk mematikan. Netting: pukulan halus di depan net. Latih pukulan satu per satu dengan teman, misalnya 10 menit clear bergantian, sebelum bermain pertandingan. Memilih raket Untuk pemula, pilih raket yang ringan, misalnya kategori 4U atau 5U, dengan keseimbangan netral atau sedikit ringan di kepala. Raket yang berat di kepala cocok untuk smash, tetapi lebih melelahkan bagi pemula. Tegangan senar untuk pemula biasanya tidak perlu terlalu tinggi, sekitar 20 sampai 24 lbs. Senar yang terlalu kencang membutuhkan teknik yang baik dan membuat sweet spot terasa lebih kecil. Gunakan sepatu khusus bulu tangkis atau sepatu indoor dengan sol karet yang mencengkeram. Sepatu lari tidak dirancang untuk gerakan menyamping dan bisa membuat pergelangan kaki terkilir. Hitungan skor Pertandingan resmi menggunakan sistem reli poin 21: setiap reli menghasilkan poin, game dimenangkan pada 21 poin dengan selisih 2, maksimal sampai 30. Pertandingan biasanya terbaik dari tiga game. Mencegah cedera Pemanasan sebelum bermain, terutama bahu, pergelangan tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Jangan langsung smash sekeras mungkin saat baru mulai main. Minum cukup air, karena lapangan indoor bisa sangat panas. Siapa pemain bulu tangkis Indonesia favoritmu? Ceritakan juga pengalaman belajarmu di kolom komentar.

Comments (0)