Belajar berkuda untuk pemula: memilih tempat latihan, perlengkapan, posisi duduk di pelana, dan cara aman mendekati kuda
TUREFF• •0
Berkuda adalah olahraga yang memadukan keseimbangan, kebugaran, dan hubungan dengan hewan. Di Indonesia, semakin banyak stal atau klub berkuda yang membuka kelas untuk umum, termasuk anak-anak. Berikut hal-hal yang perlu diketahui sebelum mulai.
Memilih tempat latihan
Pilih stal atau klub yang memiliki pelatih berpengalaman dan kuda yang tenang untuk pemula.
Perhatikan kondisi kuda: badannya terawat, kandang bersih, dan kuda tidak terlihat lelah atau ketakutan.
Tanyakan apakah ada kelas pengenalan atau kelas privat. Pemula biasanya belajar dulu dengan kuda yang dipegang talinya oleh pelatih (lunging).
Tanyakan juga tentang asuransi atau prosedur bila terjadi kecelakaan.
Perlengkapan
Helm berkuda: wajib. Helm sepeda bukan pengganti yang tepat.
Sepatu bot dengan hak kecil agar kaki tidak tergelincir masuk terlalu dalam ke sanggurdi. Jangan memakai sepatu olahraga bersol tebal bergerigi atau sandal.
Celana panjang yang nyaman dan tidak licin, misalnya celana berkuda atau celana olahraga yang pas.
Sarung tangan untuk memegang tali kekang.
Rompi pelindung badan dianjurkan, terutama untuk anak-anak.
Banyak stal meminjamkan helm untuk pemula.
Mendekati kuda dengan aman
Dekati kuda dari samping depan, agar ia bisa melihatmu, dan bicaralah dengan tenang.
Jangan pernah berdiri tepat di belakang kuda: tendangan kuda sangat berbahaya.
Saat menuntun, berjalanlah di sisi kiri kuda, dekat bahunya.
Jangan berlari, berteriak, atau membuat gerakan tiba-tiba di sekitar kuda.
Ikuti aturan stal soal memberi makan kuda. Bila diizinkan memberi wortel atau apel, letakkan di telapak tangan yang terbuka.
Posisi dasar di pelana
Duduk tegak dan rileks, dengan telinga, bahu, pinggul, dan tumit kira-kira dalam satu garis.
Tumit sedikit turun, bagian depan telapak kaki bertumpu di sanggurdi.
Tangan rendah dan lembut, memegang tali kekang tanpa menarik-narik mulut kuda.
Pandangan ke depan, ke arah yang dituju, bukan ke bawah.
Langkah belajar
Pemula biasanya belajar berjalan (walk), lalu berlari kecil (trot), dan belajar menyesuaikan gerakan badan dengan langkah kuda. Gerakan berlari lebih cepat (canter) dipelajari setelah keseimbangan cukup baik. Jangan terburu-buru: kemajuan yang bertahap jauh lebih aman.
Kalau terjatuh
Jatuh adalah bagian dari belajar berkuda. Pelatih akan mengajarkan cara jatuh yang lebih aman. Setelah jatuh, beri tahu pelatih dan periksa apakah ada cedera, terutama di kepala, sebelum naik lagi.
Merawat kuda
Banyak stal mengajak murid ikut menyikat dan merawat kuda sebelum dan sesudah latihan. Ini bagian penting dari belajar: kamu mengenal kuda, membangun kepercayaan, dan belajar membaca suasana hatinya.