Wisata ke Korea untuk Muslim: mencari makanan halal, tempat salat, dan tips praktis
TUREFF• •0
Korea Selatan semakin populer sebagai tujuan wisata bagi wisatawan Muslim dari Indonesia dan Malaysia, terutama karena K-pop, drama Korea, dan musim gugur serta musim dinginnya yang indah. Mencari makanan halal dan tempat salat di Korea memang perlu sedikit persiapan, tetapi kini jauh lebih mudah dibanding beberapa tahun lalu.
Sebelum berangkat
Periksa persyaratan masuk Korea, seperti visa atau K-ETA, di situs resmi pemerintah Korea atau Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta. Aturannya bergantung pada kewarganegaraan dan bisa berubah.
Siapkan internet: eSIM, kartu SIM prabayar, atau sewa wifi portabel yang bisa diambil di bandara.
Unduh aplikasi peta Korea seperti Naver Map atau KakaoMap. Google Maps tidak menampilkan petunjuk jalan kaki dan berkendara secara lengkap di Korea.
Makanan halal
Korea Tourism Organization dan situs Visit Korea menyediakan informasi restoran ramah Muslim, termasuk restoran bersertifikat halal, restoran yang dikelola Muslim, dan restoran yang menyediakan menu tanpa babi.
Sertifikat halal di Korea antara lain dikeluarkan oleh Korea Muslim Federation (KMF). Jika ragu, tanyakan langsung kepada restoran.
Kawasan Itaewon di Seoul, di sekitar Masjid Pusat Seoul, memiliki banyak restoran halal dan toko makanan halal.
Banyak makanan Korea mengandung daging babi atau bumbu berbahan alkohol, seperti beberapa jenis saus dan kaldu. Bahkan kimchi dan masakan sayur kadang memakai jeotgal, yaitu fermentasi seafood, atau kaldu daging. Masakan seafood dan vegetarian bisa menjadi pilihan, tetapi tetap tanyakan bahan dan bumbunya.
Kalimat yang berguna: 돼지고기 빼 주세요 (dwaejigogi ppae juseyo), artinya "tolong tanpa daging babi". Aplikasi penerjemah seperti Papago juga bisa menerjemahkan foto menu.
Di minimarket, perhatikan label bahan. Membawa camilan atau lauk kering dari rumah bisa sangat membantu, terutama saat bepergian ke luar Seoul.
Tempat salat
Masjid Pusat Seoul di Itaewon adalah masjid paling terkenal di Korea. Ada juga masjid dan musala di kota lain seperti Busan dan beberapa kota besar.
Bandara Internasional Incheon menyediakan ruang salat.
Beberapa tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan hotel menyediakan musala. Informasi lokasinya juga tersedia di situs Visit Korea.
Aplikasi jadwal salat dan arah kiblat sangat membantu, karena waktu salat di Korea berbeda jauh antara musim panas dan musim dingin.
Berpakaian
Korea cukup terbuka terhadap pengunjung berhijab, dan semakin banyak wisatawan Muslim di tempat wisata populer. Saat musim dingin suhu bisa jauh di bawah nol derajat, jadi siapkan mantel tebal, sarung tangan, dan pakaian berlapis.
Transportasi dan uang
Kartu T-money bisa dipakai untuk kereta bawah tanah, bus, dan banyak taksi. Kartu ini dibeli dan diisi ulang di minimarket seperti GS25, CU, dan 7-Eleven.
Kartu kredit dan debit internasional diterima hampir di mana-mana, tetapi bawa sedikit uang tunai untuk pasar tradisional.
Nomor penting
Polisi 112, pemadam kebakaran dan ambulans 119, dan layanan informasi turis 1330 yang melayani beberapa bahasa.
Sudah pernah ke Korea? Bagikan rekomendasi restoran halal dan tips perjalananmu di kolom komentar.