Resep perkedel kentang yang tidak hancur saat digoreng: bahan, cara membentuk, dan tips agar empuk
TUREFF• •0
«Resep perkedel kentang» selalu ramai dicari, karena perkedel adalah lauk serba bisa: teman soto ayam, sop, nasi kuning, atau bekal anak sekolah. Masalah yang paling sering dikeluhkan juga sama: perkedel pecah atau menyerap banyak minyak saat digoreng. Resep di bawah dibuat supaya itu tidak terjadi.
Bahan (sekitar 15 buah)
1. 500 g kentang.
2. 3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih, diiris tipis.
3. 1 batang daun bawang dan sedikit seledri, diiris halus.
4. 1/2 sdt garam, 1/4 sdt merica bubuk, sejumput pala bubuk (opsional), kaldu bubuk secukupnya.
5. 1 butir telur untuk adonan, dan 1 butir telur lagi untuk pencelup.
6. Opsional: 100 g daging cincang tumis atau kornet.
7. Minyak goreng.
Kunci perkedel yang tidak hancur
1. Kentang harus kering. Jangan direbus, tapi digoreng atau dikukus. Cara tradisional adalah menggoreng potongan kentang sampai matang; hasilnya lebih gurih dan kering. Kalau ingin lebih sedikit minyak, kukus lalu angin-anginkan sampai uapnya hilang.
2. Haluskan selagi hangat, supaya lembut tanpa gumpalan.
3. Dinginkan adonan sebentar sebelum dibentuk.
4. Celup ke telur kocok lalu goreng di minyak yang sudah benar-benar panas.
Cara membuat
1. Kupas kentang, potong kotak, cuci, dan tiriskan sampai kering.
2. Goreng kentang dengan api sedang sampai matang dan permukaannya agak kering, tidak perlu sampai renyah. Angkat dan tiriskan.
3. Goreng bawang merah dan bawang putih sampai kecokelatan menjadi bawang goreng. Sisihkan.
4. Haluskan kentang selagi hangat dengan ulekan atau garpu.
5. Campurkan bawang goreng (bisa diulek kasar), daun bawang, seledri, garam, merica, pala, kaldu bubuk, dan daging jika pakai. Masukkan 1 butir telur, aduk rata.
6. Cicipi bumbunya. Simpan adonan di kulkas 15 sampai 30 menit agar lebih mudah dibentuk.
7. Ambil sekitar 1 sendok makan adonan, bulatkan, lalu pipihkan sedikit. Basahi tangan atau olesi sedikit minyak supaya tidak lengket.
8. Kocok telur pencelup. Panaskan minyak cukup banyak dengan api sedang.
9. Celupkan perkedel ke telur dan langsung masukkan ke minyak panas. Jangan dibalik sebelum bagian bawah kokoh dan kecokelatan, sekitar dua sampai tiga menit. Balik sekali saja.
10. Angkat dan tiriskan di atas tisu dapur.
Kalau perkedel masih pecah
1. Minyak kurang panas: telur tidak langsung mengikat dan adonan larut. Uji dengan meneteskan sedikit telur; harus langsung mengembang.
2. Adonan terlalu basah: tambahkan sedikit tepung maizena atau tepung roti, satu sendok makan saja.
3. Terlalu sering dibalik atau diaduk di wajan.
4. Wajan terlalu penuh sehingga suhu minyak turun. Goreng sedikit demi sedikit.
Variasi
1. Perkedel jagung beda resepnya (pakai tepung), jangan disamakan.
2. Perkedel tahu: ganti sebagian kentang dengan tahu yang sudah diperas airnya.
3. Untuk bekal atau stok: bentuk perkedel, simpan di freezer tanpa dicelup telur. Saat mau digoreng, celup telur langsung dari beku dan goreng dengan api sedang agar matang sampai tengah.
Perkedel paling enak disajikan hangat bersama soto, sop buntut, atau sambal kecap.
Foto: Sakurai Midori, CC BY-SA 3.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/) — sumber: https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=2862901