Belajar merangkai bunga di rumah: memilih bunga, menyiapkan tangkai, teknik spiral, rangkaian di vas, dan agar bunga tahan lama

TUREFF• •0
Merangkai bunga sendiri bisa menjadi hobi yang menenangkan sekaligus menghemat biaya untuk hadiah atau dekorasi rumah. Dengan bunga dari pasar bunga atau toko bunga dan beberapa trik sederhana, kamu bisa membuat rangkaian yang cantik dan tahan lebih lama. Memilih bunga Bunga utama: bunga besar yang menjadi pusat perhatian, misalnya mawar, krisan, lili, gerbera, atau aster. Bunga pengisi: lebih kecil, untuk mengisi ruang, seperti baby's breath, anyelir kecil, atau bunga liar. Daun hijau: misalnya daun ruskus, pakis, atau dedaunan dari kebun, untuk memberi volume dan menyatukan rangkaian. Aksen: ranting, buah kecil, atau bunga kering. Untuk warna, cara paling mudah adalah memilih gradasi satu warna atau warna yang berdekatan. Warna kontras menarik, tetapi perlu ditata dengan hati-hati. Bunga lokal yang sedang musim biasanya lebih segar dan lebih murah. Menyiapkan tangkai Buang semua daun yang akan terendam air di vas, karena daun yang membusuk membuat air cepat kotor. Potong tangkai miring sekitar 45 derajat dengan pisau atau gunting tajam agar bunga lebih mudah menyerap air. Bila memungkinkan, potong tangkai di dalam air agar udara tidak masuk. Rendam bunga di air bersih yang sejuk selama satu sampai dua jam sebelum dirangkai. Buang duri mawar di bagian bawah tangkai dengan hati-hati. Teknik spiral untuk buket tangan 1. Pegang satu bunga utama. 2. Tambahkan tangkai berikutnya sedikit miring, selalu ke arah yang sama, sambil memutar buket perlahan di tangan. 3. Selang-seling bunga utama, bunga pengisi, dan daun secara merata. 4. Tangkai-tangkai akan membentuk spiral di titik pegangan. Dengan cara ini buket tetap berbentuk bulat dan berdiri rapi di vas. 5. Ikat di titik pertemuan tangkai dengan tali rami atau pita. 6. Potong ujung tangkai sama rata. Rangkaian di vas Kalau teknik spiral terasa sulit, rangkai langsung di vas. Mulai dengan daun-daun yang disilangkan sebagai kerangka penopang, lalu masukkan bunga utama, bunga pengisi, dan terakhir aksen. Sebagai patokan, tinggi rangkaian sekitar satu setengah sampai dua kali tinggi vas. Agar bunga tahan lama Gunakan vas yang bersih; bakteri adalah musuh utama bunga potong. Ganti air setiap satu sampai dua hari dan potong sedikit ujung tangkai. Gunakan nutrisi bunga potong bila tersedia. Di iklim tropis yang panas, letakkan bunga di tempat sejuk, jauh dari sinar matahari langsung. Ruangan ber-AC membantu bunga lebih awet, tetapi jangan tepat di bawah embusan AC. Jauhkan dari buah-buahan, karena buah melepaskan gas etilen yang mempercepat bunga layu. Buang bunga yang sudah layu agar tidak merusak bunga lain. Dengan sedikit latihan, merangkai bunga bisa menjadi kebiasaan kecil yang menyenangkan, untuk mempercantik rumah atau sebagai hadiah yang personal.

Comments (0)