Kerja di Korea lewat program EPS: alur pendaftaran, ujian EPS-TOPIK, dan waspada calo

TUREFF• •0
Setiap tahun banyak warga Indonesia berangkat bekerja ke Korea Selatan di sektor manufaktur, perikanan, dan lainnya melalui program Employment Permit System (EPS). Program ini adalah kerja sama resmi antara pemerintah Korea dan pemerintah Indonesia. Karena peminatnya sangat banyak, penting memahami alurnya yang resmi agar tidak tertipu calo. Apa itu EPS? EPS adalah sistem izin kerja Korea untuk pekerja asing dari negara-negara yang memiliki perjanjian dengan Korea, termasuk Indonesia. Pekerja yang lolos mendapatkan visa kerja nonprofesional E-9. Di pihak Indonesia, program ini dikelola oleh lembaga pemerintah yang menangani penempatan dan pelindungan pekerja migran, yaitu BP2MI yang kini berada di bawah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Di pihak Korea, pelaksananya adalah HRD Korea. Gambaran alurnya Pengumuman: pemerintah mengumumkan jadwal pendaftaran ujian EPS-TOPIK, sektor, dan kuota. Pantau hanya kanal resmi pemerintah. Pendaftaran: daftar sesuai ketentuan, dengan persyaratan umum seperti usia dalam batas tertentu, sehat, tidak pernah dideportasi dari Korea, dan tidak memiliki catatan pidana. Ujian EPS-TOPIK: ujian kemampuan bahasa Korea berbasis komputer, berisi soal membaca dan mendengarkan tentang kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Uji keterampilan dan wawancara: untuk sebagian sektor, peserta juga harus mengikuti tes keterampilan dan kompetensi. Daftar pencari kerja: peserta yang lulus masuk daftar tunggu dan dapat dipilih oleh pemberi kerja di Korea. Lulus ujian belum berarti pasti berangkat. Kontrak kerja, pelatihan pra-keberangkatan, pemeriksaan kesehatan, dan pengurusan visa. Setelah tiba di Korea, ada pelatihan bagi pekerja baru sebelum mulai bekerja. Persiapan belajar bahasa Korea Mulailah dari hangul, alfabet Korea. Dalam satu sampai dua minggu, sebagian besar orang sudah bisa membaca. Pelajari kosakata yang sering muncul di ujian: angka, waktu, tempat kerja, alat kerja, keselamatan kerja, dan percakapan dengan atasan. Latih soal mendengarkan, karena bagian ini sering terasa paling sulit. Bahan belajar resmi untuk ujian biasanya disediakan oleh HRD Korea. Gunakan materi resmi itu sebagai pegangan utama. Waspada calo dan penipuan Program EPS adalah program antarpemerintah. Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan pasti lolos, bisa "lewat jalur belakang", atau meminta uang dalam jumlah besar. Biaya resmi, misalnya biaya ujian, diumumkan secara terbuka. Bayarlah hanya melalui cara yang ditentukan secara resmi. Jangan menyerahkan paspor, ijazah asli, atau dokumen penting lainnya kepada orang yang tidak jelas. Jika ragu, tanyakan langsung ke kantor layanan pemerintah di daerahmu atau melalui kanal pengaduan resmi. Berangkat tanpa prosedur resmi atau bekerja tanpa visa yang sesuai bisa berujung deportasi, larangan masuk Korea, dan tidak terlindungi hukum. Hidup dan bekerja di Korea Pekerja EPS dilindungi hukum ketenagakerjaan Korea, termasuk upah minimum, jam kerja, dan asuransi. Simpan salinan kontrak kerja dan catat jam kerjamu. Jika mengalami masalah di tempat kerja, ada pusat dukungan pekerja asing yang memberikan konsultasi dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Komunitas pekerja Indonesia di Korea cukup besar, dan banyak kota memiliki masjid atau musala. Persyaratan, kuota, dan jadwal bisa berubah setiap tahun, jadi selalu periksa informasi terbaru di situs resmi pemerintah. Sedang mempersiapkan EPS-TOPIK? Bagikan cara belajarmu atau pertanyaanmu di kolom komentar.

Comments (0)