Cara menanam bawang merah di polybag atau pot dari umbi: persiapan, perawatan, dan kapan panen

TUREFF• •0
«Cara menanam bawang merah» banyak dicari setiap kali harga bawang di pasar naik. Kabar baiknya, bawang merah bisa ditanam di pekarangan sempit, polybag, atau pot di teras, langsung dari umbi yang dibeli di pasar. Dalam dua bulan lebih sedikit, bisa panen umbi, dan daunnya bisa dipetik lebih cepat. Pilih bibit 1. Pakai umbi bawang merah yang sehat, padat, tidak keropos, tidak busuk, dan tidak bertunas terlalu panjang. 2. Umbi yang sudah disimpan sekitar dua sampai tiga bulan setelah panen tumbuhnya lebih bagus. Umbi yang baru panen sering belum siap tumbuh. 3. Bibit dari toko pertanian (misalnya varietas Bima Brebes) biasanya lebih seragam daripada bawang dapur. 4. Ukuran sedang lebih baik daripada umbi yang sangat besar atau sangat kecil. Media tanam 1. Polybag ukuran 30 x 30 cm atau 35 x 35 cm, atau pot dengan lubang di bawah. 2. Campuran tanah gembur, pupuk kandang atau kompos yang sudah matang, dan sekam, kira-kira 2:1:1. 3. Bawang merah tidak suka tanah becek; pastikan air mudah keluar.
Beberapa umbi bawang merah yang dikupas dan dibelah di atas talenan kayu
Cara menanam 1. Kupas kulit terluar yang kering dan potong sekitar seperempat sampai sepertiga bagian ujung umbi. Ini mempercepat tunas keluar dan seragam. 2. Diamkan sebentar di tempat teduh agar bekas potongan kering. 3. Buat lubang tanam sedalam umbi, kira-kira 2 sampai 3 cm. 4. Tanam umbi dengan bagian akar di bawah dan bekas potongan di atas, rata dengan permukaan tanah. Jangan dibenamkan terlalu dalam. 5. Jarak antarumbi sekitar 10 sampai 15 cm. Satu polybag 35 cm bisa diisi tiga sampai lima umbi. 6. Siram perlahan sampai tanah lembap. Perawatan 1. Matahari penuh, minimal enam jam sehari. Di tempat teduh, daunnya kurus dan umbinya kecil. 2. Siram pagi atau sore, cukup lembap, jangan sampai tergenang. Pada musim hujan, letakkan polybag di tempat yang terlindung dari hujan deras agar umbi tidak busuk. 3. Tunas muncul dalam seminggu. Setelah dua sampai tiga minggu, beri pupuk susulan, misalnya NPK seimbang dengan dosis kecil atau pupuk organik cair, lalu ulangi tiga minggu kemudian. 4. Cabut rumput liar yang tumbuh di sekitarnya. 5. Waspadai ulat bawang yang masuk ke dalam daun dan bercak putih atau ungu pada daun. Petik daun yang terserang. Untuk skala rumahan, semprotan pestisida nabati bisa dicoba. Panen 1. Bawang merah biasanya siap panen sekitar 55 sampai 70 hari setelah tanam, tergantung varietas dan daerah. 2. Tandanya: sekitar 70 sampai 80 persen daun sudah menguning dan rebah, leher batang lemas, dan umbi terlihat padat di permukaan tanah. 3. Hentikan penyiraman beberapa hari sebelum panen. 4. Cabut seluruh tanaman, lalu jemur dengan daunnya di tempat teduh berangin atau di bawah matahari pagi beberapa hari sampai kulitnya kering. Setelah itu baru disimpan di tempat kering dan berangin. 5. Sebagian hasil panen bisa disimpan sebagai bibit untuk musim berikutnya. Mau panen daunnya saja? Tanam beberapa umbi lebih rapat di pot kecil. Daun bisa dipotong sejak umur tiga sampai empat minggu untuk taburan, dan akan tumbuh lagi beberapa kali. Foto: Ruth and Dave, CC BY 2.0 (https://creativecommons.org/licenses/by/2.0/) — sumber: https://www.flickr.com/photos/95142644@N00/484343267

Comments (0)