Belajar sepatu roda untuk dewasa di Indonesia: quad atau inline, pelindung, cara jatuh, cara berhenti dan tempat bermain yang aman

TUREFF• •0
Sepatu roda kembali populer di kota-kota Indonesia, mulai dari anak-anak yang ikut klub sampai orang dewasa yang bermain di taman kota dan di arena car free day. Kabar baiknya, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Kuncinya adalah perlengkapan yang tepat dan latihan yang bertahap. Quad atau inline Quad: dua pasang roda berdampingan, seperti sepatu roda klasik. Lebih stabil saat berdiri diam, cocok untuk dansa dan gaya bebas di lapangan yang mulus. Inline: roda berjajar satu baris. Lebih cepat dan lebih nyaman di aspal yang kurang rata, cocok untuk jarak jauh dan kebugaran. Di Indonesia, inline juga dipakai di olahraga sepatu roda kompetitif. Untuk pemula, keduanya bisa. Pilih yang sesuai tujuanmu dan kalau bisa coba dulu di tempat penyewaan atau pinjam punya teman. Pilih ukuran yang pas: sepatu harus menahan pergelangan kaki dengan kuat, tumit tidak terangkat saat jongkok. Pelindung itu wajib Helm, pelindung pergelangan tangan, pelindung siku dan pelindung lutut. Pelindung pergelangan tangan paling penting: saat jatuh, orang refleks menahan dengan tangan, dan patah pergelangan adalah cedera yang sangat umum. Pakai pelindung setiap kali, termasuk saat hanya mencoba sebentar. Posisi dasar Lutut ditekuk, badan sedikit condong ke depan, berat badan di atas tengah kaki. Lengan di depan tubuh, rileks, untuk keseimbangan. Lihat ke depan, bukan ke kaki. Kesalahan paling umum pemula adalah berdiri tegak dengan lutut lurus dan badan condong ke belakang. Posisi ini hampir pasti membuat jatuh ke belakang. Cara jatuh yang aman Belajar jatuh di awal, di permukaan rumput atau lantai yang aman. Saat merasa akan jatuh, tekuk lutut, turunkan badan dan jatuhkan diri ke depan atau ke samping, mendarat di pelindung lutut lalu pelindung tangan. Hindari jatuh ke belakang dengan bokong dan kepala. Untuk berdiri, berlutut dulu, letakkan satu kaki di depan, lalu dorong ke atas dengan tangan di lutut. Langkah pertama Mulai dengan berjalan kecil seperti bebek, ujung kaki agak terbuka. Lalu dorong satu kaki ke samping belakang dan biarkan meluncur, kemudian kaki yang lain. Latihan di permukaan rata dan sepi dulu, jangan langsung di jalan menurun. Cara berhenti Quad: gunakan karet rem di depan (toe stop) dengan menyeret ujung sepatu di belakang badan, atau T-stop, menyeret roda satu kaki menyilang di belakang. Inline: banyak sepatu inline punya rem karet di tumit. Majukan kaki yang ada remnya, angkat ujungnya dan tekan tumit. Untuk pemula, berhenti dengan membuka kedua kaki lalu mengarahkan ujung kaki ke dalam membentuk huruf A (plow stop) juga bisa di kecepatan rendah. Latih berhenti sebelum belajar meluncur cepat. Tempat bermain yang aman Arena sepatu roda, lapangan olahraga, taman kota dengan jalur mulus dan area car free day adalah tempat yang baik. Ikuti aturan setempat, karena tidak semua taman atau area CFD mengizinkan sepatu roda di semua jalur. Jangan bermain di jalan raya bersama kendaraan bermotor. Hindari jalan berpasir, berlubang, basah atau licin setelah hujan. Mengalah pada pejalan kaki dan anak-anak. Kurangi kecepatan di area ramai. Bermain pagi atau sore lebih nyaman. Siang hari di Indonesia sangat panas: bawa air minum dan istirahat di tempat teduh. Bergabung dengan komunitas Banyak kota punya komunitas sepatu roda yang berkumpul rutin di akhir pekan dan sering mau membantu pemula. Belajar bersama orang lain jauh lebih menyenangkan dan lebih cepat.

Comments (0)