Bukit Lawang: trekking orangutan di Gunung Leuser dengan pemandu resmi, tubing di Sungai Bahorok dan aturannya

TUREFF• •0
Bukit Lawang di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, adalah desa di tepi Sungai Bahorok yang menjadi pintu masuk ke Taman Nasional Gunung Leuser, bagian dari Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra yang diakui UNESCO. Di sini Anda bisa trekking di hutan dan berkesempatan melihat orangutan Sumatra di alam. Ini panduan dasarnya. Cara ke sana Dari Medan, perjalanan darat sekitar tiga sampai empat jam, dengan bus, travel, atau mobil sewa. Bandara Kualanamu menjadi pintu masuk udara terdekat. Trekking di Gunung Leuser Masuk ke taman nasional harus dengan pemandu berlisensi dan izin resmi. Pemandu bisa diatur melalui penginapan atau kantor pemandu di desa. Trekking bisa setengah hari, sehari penuh, atau beberapa hari dengan berkemah di hutan. Jalur hutan curam, licin, dan berlumpur. Kenakan sepatu dengan sol bergerigi, bawa air yang cukup, dan siapkan diri untuk kelembapan tinggi. Waspadai pacet; kaus kaki panjang dan pelindung kaki membantu. Melihat orangutan Orangutan Sumatra termasuk satwa sangat terancam punah. Jaga jarak yang aman, jangan menyentuh, jangan memberi makan, dan jangan mengejar orangutan. Ikuti petunjuk pemandu. Jangan mendekati orangutan jika Anda sedang sakit, karena penyakit manusia bisa menular. Jangan meninggalkan makanan atau sampah di hutan. Kehadiran orangutan tidak pernah dijamin; mereka adalah satwa liar. Selain orangutan, bisa terlihat kedih (Thomas leaf monkey), burung enggang, dan berbagai serangga dan tumbuhan. Tubing di Sungai Bahorok Setelah trekking, banyak pengunjung kembali ke desa dengan tubing, menyusuri sungai di atas ban besar. Kenakan pelampung, ikuti pemandu, dan jangan tubing saat air sungai tinggi atau keruh setelah hujan lebat. Belajar dari sejarah Pada 2003, banjir bandang menerjang Bukit Lawang dan menelan banyak korban. Saat hujan lebat di hulu, perhatikan peringatan dan menjauh dari tepi sungai. Penginapan dan desa Banyak guest house di tepi sungai dengan pemandangan hutan. Dukung usaha lokal dan hormati adat setempat, berpakaian sopan di desa. Persiapan Bawa uang tunai, karena ATM terbatas. Bawa obat pribadi, anti nyamuk, dan pakaian cepat kering. Waktu terbaik Bukit Lawang bisa dikunjungi sepanjang tahun, tetapi musim hujan membuat jalur lebih licin. Hindari tubing setelah hujan lebat.

Comments (0)