Cara mengatasi gusi bengkak: penyebab, kumur air garam, sikat gigi yang benar, obat, dan kapan ke dokter gigi

TUREFF• •0
Gusi bengkak, merah, terasa sakit dan mudah berdarah saat menyikat gigi adalah keluhan yang sangat umum. «Cara mengatasi gusi bengkak» banyak dicari karena rasa sakitnya mengganggu makan dan tidur. Pertolongan di rumah bisa meredakan, tapi penyebabnya perlu diketahui agar tidak kambuh. Penyebab yang paling sering 1. Radang gusi (gingivitis) karena plak dan karang gigi yang menumpuk di batas gigi dan gusi. Ini penyebab nomor satu. 2. Gigi berlubang yang sudah dalam dan infeksi, sehingga terbentuk abses (bisul nanah) di gusi. 3. Gigi bungsu yang tumbuh miring atau sebagian tertutup gusi. 4. Sisa makanan yang terselip, misalnya tulang ikan atau serat daging. 5. Kawat gigi atau gigi palsu yang menekan. 6. Perubahan hormon saat hamil. 7. Sariawan atau luka karena sikat gigi terlalu keras. Pertolongan di rumah 1. Kumur air garam hangat: setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, kumur 30 detik, 2 sampai 3 kali sehari. 2. Sikat gigi dengan sikat berbulu lembut, pelan, dengan sudut miring ke arah gusi. Jangan berhenti menyikat bagian yang berdarah; justru di situ plak menumpuk. 3. Bersihkan sela gigi dengan benang gigi pelan-pelan untuk mengeluarkan sisa makanan. 4. Kompres dingin di pipi bagian luar 10 sampai 15 menit untuk meredakan bengkak. 5. Obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai aturan pakai bisa membantu sementara. Jangan menaruh tablet obat langsung di gusi, karena bisa melukai. 6. Hindari makanan terlalu panas, pedas, keras, dan rokok. 7. Obat kumur antiseptik bisa dipakai beberapa hari, sesuai petunjuk. Antibiotik? Jangan minum antibiotik sisa atau beli sendiri tanpa resep. Abses gigi perlu ditangani sumbernya oleh dokter gigi: dibersihkan, dirawat salurannya, atau dicabut. Antibiotik hanya membantu bila diresepkan. Segera ke dokter gigi atau IGD jika 1. Bengkak menyebar ke pipi, bawah mata, atau leher. 2. Demam, badan lemas, atau sulit membuka mulut. 3. Sulit menelan atau bernapas: ini darurat, segera ke IGD. 4. Ada benjolan bernanah di gusi. 5. Gusi bengkak tidak membaik dalam beberapa hari. 6. Ibu hamil dengan gusi bengkak dan berdarah, sebaiknya periksa ke dokter gigi; perawatan gigi umumnya aman saat hamil. Pencegahan Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta berfluoride, bersihkan sela gigi setiap hari, periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan dan bersihkan karang gigi. Layanan gigi dasar bisa didapat di puskesmas atau klinik faskes BPJS Kesehatan.

Comments (0)