Cara mengatasi sakit gigi di rumah: obat pereda nyeri, kumur air garam, dan kapan ke dokter gigi
TUREFF• •0
«Cara mengatasi sakit gigi» termasuk pencarian kesehatan yang paling sering di Indonesia, apalagi kalau nyeri datang malam hari atau saat libur. Cara di rumah bisa meredakan nyeri sementara, tetapi penyebabnya, biasanya gigi berlubang atau radang gusi, tetap perlu ditangani dokter gigi.
Penyebab yang sering
Gigi berlubang yang sudah dalam dan mengenai saraf.
Gusi bengkak atau radang, termasuk di sekitar gigi bungsu yang tumbuh miring.
Gigi retak atau tambalan lepas.
Gigi sensitif terhadap dingin dan manis.
Abses, yaitu kantong nanah di ujung akar atau di gusi.
Meredakan nyeri di rumah
Obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol atau ibuprofen, sesuai dosis di kemasan. Ibuprofen tidak cocok untuk penderita sakit maag berat, gangguan ginjal, ibu hamil trimester akhir, dan beberapa kondisi lain; tanyakan apoteker kalau ragu.
Kumur air garam hangat: setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, kumur 30 detik, beberapa kali sehari. Membantu membersihkan sisa makanan dan meredakan radang gusi.
Kompres dingin di pipi bagian luar, 15 menit, kalau ada bengkak.
Bersihkan sela gigi dengan benang gigi; kadang nyeri muncul karena serat makanan terselip.
Tidur dengan kepala sedikit lebih tinggi.
Hindari makanan dan minuman yang sangat dingin, panas, atau manis, dan kunyah di sisi yang tidak sakit.
Yang sebaiknya tidak dilakukan
Jangan menaruh tablet obat langsung di gusi atau di lubang gigi: bisa melukai gusi.
Jangan minum antibiotik sisa atau beli sendiri tanpa resep. Antibiotik tidak menghilangkan lubang gigi, dan dipakai sembarangan membuat bakteri kebal.
Jangan mencungkil gigi dengan benda tajam.
Minyak cengkih bisa sedikit membantu sebagai pereda nyeri lokal, tetapi pakai sedikit dengan kapas dan jangan untuk anak kecil.
Segera ke dokter gigi atau IGD kalau
pipi atau rahang bengkak, apalagi menjalar ke mata atau leher;
demam dan badan lemas;
sulit membuka mulut, menelan, atau bernapas;
nyeri hebat lebih dari satu atau dua hari meski sudah minum obat;
gigi patah karena benturan.
Layanan dan biaya
Peserta BPJS Kesehatan bisa ke dokter gigi di faskes tingkat pertama yang terdaftar untuk pemeriksaan, tambal, cabut, dan pembersihan karang gigi sesuai ketentuan; rujukan ke spesialis lewat faskes pertama. Cek layanan yang ditanggung di aplikasi Mobile JKN.
Mencegah
Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta berfluoride, terutama sebelum tidur.
Kurangi camilan dan minuman manis di antara waktu makan.
Periksa ke dokter gigi setiap enam bulan; lubang kecil jauh lebih mudah dan murah ditambal sebelum terasa sakit.