Makan durian dengan cerdas: durian lokal, montong dan musang king, cara memilih yang matang, membuka kulit tanpa terluka, musim durian, aturan bau di hotel dan pesawat, dan batas aman untuk kesehatan

TUREFF• •0
Durian dijuluki raja buah. Aromanya yang kuat membuat orang langsung jatuh cinta atau justru menjauh. Di Indonesia, durian dijual di pinggir jalan saat musimnya, di kebun-kebun durian, sampai di toko modern. Panduan ini membantu memilih durian yang enak dan menikmatinya dengan bijak. Jenis-jenis durian Durian lokal: ukurannya beragam, rasanya bisa manis, pahit-manis atau sedikit beralkohol. Setiap daerah punya andalan, seperti durian Medan, durian Palu, durian Bawor dari Banyumas atau durian petruk dari Jepara. Montong: berasal dari Thailand dan banyak ditanam di Indonesia, buahnya besar, dagingnya tebal, rasanya manis dan aromanya tidak terlalu tajam. Cocok untuk pemula. Musang king: varietas dari Malaysia yang terkenal dengan daging kuning pekat, lembut dan rasa manis-pahit. Harganya tinggi. Durian kunyit dan durian merah dari Kalimantan juga punya penggemar tersendiri. Musim durian Musim durian di Indonesia umumnya berlangsung sekitar akhir tahun hingga awal tahun, tetapi waktunya berbeda-beda di tiap daerah dan bisa bergeser karena cuaca. Di luar musim, durian tetap ada, tetapi pilihannya lebih sedikit dan harganya lebih mahal. Memilih durian yang matang Cium aromanya dari dekat pangkal buah: durian matang beraroma kuat dan harum. Tangkai yang masih segar dan basah menandakan buah baru jatuh atau dipetik. Goyangkan buah: kadang terdengar daging yang sedikit lepas dari kulit. Tekan ujung duri: durian matang terasa sedikit lentur. Hindari buah yang kulitnya retak dan mengeluarkan cairan atau berbau asam menyengat. Di banyak lapak, penjual bersedia membelah dan menjamin durian yang dibeli. Tanyakan dulu sebelum membayar. Membuka kulit dengan aman Kenakan sarung tangan tebal atau alasi buah dengan kain, karena durinya tajam. Cari garis atau ruas di bagian bawah buah, lalu tusuk dengan pisau dan ungkit pelan-pelan sampai kulit terbuka. Jauhkan anak-anak saat membuka durian. Aturan soal bau Banyak hotel, pesawat, kereta dan angkutan umum melarang membawa durian karena aromanya yang menyengat. Bila ingin membawa durian sebagai oleh-oleh, pilih durian beku dalam kemasan kedap udara atau olahan seperti lempok dan pancake durian, dan periksa dulu aturan maskapai atau operator. Habiskan durian di tempat terbuka atau di lapak, bukan di kamar hotel. Batas aman untuk kesehatan Durian tinggi kalori, gula dan lemak. Satu dua pongge biasanya cukup untuk kebanyakan orang. Penderita diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau ginjal sebaiknya membatasi atau berkonsultasi dengan dokter. Hindari makan durian bersamaan dengan minuman beralkohol dalam jumlah banyak. Sejumlah penelitian menunjukkan senyawa dalam durian dapat menghambat tubuh mengurai alkohol, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Minum air putih yang cukup. Ada kebiasaan minum air dari kulit durian untuk meredakan rasa panas di badan; nikmati sebagai tradisi, tetapi tetap jaga porsi. Olahan durian Tempoyak: durian fermentasi yang dipakai sebagai bumbu masakan di Sumatra dan Kalimantan. Lempok: dodol durian. Pancake durian, es krim durian, kolak durian dan ketan durian sangat populer. Wisata kebun durian Saat musim, banyak kebun durian membuka wisata makan durian sepuasnya. Datanglah dengan perut yang tidak terlalu kenyang, bawa tisu basah, dan hormati aturan kebun. Selamat menikmati si raja buah.

Comments (0)