Cara membuat surat lamaran kerja: susunan, contoh isi per paragraf, lamaran lewat email dan kesalahan umum

TUREFF• •0
«Cara membuat surat lamaran kerja» termasuk pencarian yang paling sering di Indonesia, dari lulusan baru sampai yang ingin pindah kerja. Surat lamaran yang rapi dan singkat membuat HRD mau membuka CV Anda. Kuncinya: satu halaman, sesuai lowongan, dan bebas salah ketik. Susunan surat lamaran Tempat dan tanggal penulisan, di kanan atas atau kiri. Lampiran (jumlah berkas) dan perihal, misalnya «Lamaran Pekerjaan sebagai Staf Administrasi». Tujuan surat: nama HRD atau «Yth. Bapak/Ibu Bagian Personalia», nama perusahaan, alamat. Salam pembuka: «Dengan hormat,». Isi surat dalam tiga sampai empat paragraf. Salam penutup dan tanda tangan dengan nama lengkap. Isi per paragraf Paragraf pembuka: dari mana Anda tahu lowongan dan posisi yang dilamar. Contoh: «Berdasarkan informasi lowongan di situs karier PT Maju Bersama, saya bermaksud melamar posisi Staf Administrasi.» Data diri singkat: nama, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, alamat, nomor HP dan email. Bisa dalam bentuk daftar. Paragraf alasan dan kemampuan: dua sampai tiga kalimat yang menghubungkan pengalaman Anda dengan kebutuhan lowongan. Sebut pengalaman magang, organisasi, atau keterampilan seperti Microsoft Excel dan bahasa Inggris yang diminta di iklan. Paragraf penutup: kesediaan untuk wawancara dan ucapan terima kasih. Contoh: «Besar harapan saya dapat diberi kesempatan wawancara untuk menjelaskan lebih lanjut. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.» Lampiran yang sering diminta CV, fotokopi ijazah dan transkrip nilai, KTP, pas foto, sertifikat pendukung, dan SKCK untuk sebagian posisi. Lampirkan sesuai yang diminta, tidak lebih. Lamaran lewat email Subjek email jelas: «Lamaran Staf Administrasi – Nama Lengkap», atau ikuti format yang diminta di lowongan. Isi email berupa surat lamaran singkat, bukan kosong dengan lampiran saja. Lampiran dalam PDF, dengan nama berkas yang rapi, misalnya «CV_NamaLengkap.pdf». Gabungkan dokumen kalau diminta satu berkas, dan perhatikan batas ukuran. Pakai alamat email yang profesional dengan nama Anda. Kesalahan yang sering terjadi Satu surat untuk semua lowongan tanpa menyesuaikan posisi dan nama perusahaan. Salah menulis nama perusahaan atau posisi. Bahasa terlalu kaku atau terlalu santai; gunakan bahasa Indonesia baku yang sederhana. Lebih dari satu halaman. Foto selfie atau foto yang tidak formal sebagai pas foto. Waspada lowongan palsu Perusahaan resmi tidak meminta biaya pendaftaran, biaya pelatihan, atau biaya seragam sebelum diterima. Cek kebenaran lowongan di situs resmi perusahaan atau di portal SIAPkerja Kementerian Ketenagakerjaan.

Comments (0)