Kepulauan Kei: pasir halus Ngurbloat, gosong Ngurtafur, Pulau Bair, Gua Hawang, sasi, dan musimnya
TUREFF• •0
Kepulauan Kei di Maluku Tenggara terkenal dengan pantai-pantai berpasir putih yang sangat halus, air laut sejernih kaca, dan budaya adat yang masih hidup. Pusat kegiatan berada di Langgur dan Kota Tual di Pulau Kei Kecil, sementara Kei Besar di seberangnya lebih bergunung dan sepi.
Cara ke sana
Penerbangan dari Ambon menuju Bandara Karel Sadsuitubun di Langgur. Ada juga kapal Pelni yang singgah di Tual.
Di pulau, sewa mobil dengan sopir atau motor untuk ke pantai-pantai. Ke pulau-pulau kecil, sewa perahu dari nelayan atau melalui penginapan.
Tempat yang patut dikunjungi
Pantai Ngurbloat (Pasir Panjang): pantai panjang dengan pasir yang terkenal sangat halus seperti tepung.
Gosong Ngurtafur: lidah pasir putih yang menjorok jauh ke laut, terlihat jelas saat air surut. Burung-burung laut sering singgah di sini.
Pulau Bair: tebing karang dan laguna hijau toska yang tenang, sering disebut mirip Raja Ampat.
Gua Hawang: gua dengan kolam air tawar yang sangat jernih.
Bukit Masbait dengan patung dan pemandangan pulau-pulau di sekitarnya.
Pantai Ohoidertawun dan pantai-pantai lain dengan pasang surut yang luas.
Budaya
Masyarakat Kei menjunjung hukum adat Larvul Ngabal.
Tradisi sasi melarang pengambilan hasil laut atau hasil hutan tertentu untuk sementara waktu agar alam pulih. Jika melihat tanda sasi, patuhi.
Mintalah izin kepada warga atau kepala desa sebelum masuk ke wilayah adat atau memotret.
Musim
Laut paling tenang biasanya sekitar Oktober sampai Desember dan Maret sampai April.
Saat musim angin timur, kira-kira Juni sampai Agustus, ombak bisa sangat besar dan perjalanan perahu berbahaya.
Tips
Bawa uang tunai secukupnya; ATM terbatas di luar kota.
Lindungi kulit dari sinar matahari yang terik.
Jangan mengambil karang, kerang, atau pasir sebagai oleh-oleh.
Kuliner
Ikan bakar segar, embal (makanan dari singkong khas Kei), dan sambal colo-colo.