Danau Sentani: festival danau, Pulau Asei dan lukisan kulit kayu, Tugu MacArthur, kampung di atas air dan tips

TUREFF• •0
Danau Sentani terletak di kaki Pegunungan Cycloop, tidak jauh dari Jayapura, Papua. Danau yang luas ini dihiasi belasan pulau kecil dan kampung-kampung di atas air, dan bisa dilihat dari udara saat pesawat mendarat di Bandara Sentani yang berada di tepiannya. Budaya masyarakat Sentani, dengan ukiran, lukisan kulit kayu, dan tarian di atas perahu, menjadi daya tarik utama. Cara ke sana Bandara Sentani melayani penerbangan dari berbagai kota di Indonesia. Danau bisa dicapai dari bandara dalam hitungan menit. Untuk berkeliling danau, sewa perahu motor dari dermaga Khalkote atau dermaga lain, dan tawar harga sebelum berangkat. Festival Danau Sentani Festival budaya tahunan dengan tarian adat di atas perahu, musik, kuliner, dan pameran kerajinan. Tanggal berbeda setiap tahun; periksa informasi resmi dari pemerintah daerah. Pulau Asei Dikenal sebagai pusat lukisan kulit kayu: motif ikan, kadal, dan spiral dilukis di atas kulit kayu dengan warna alami. Bisa membeli langsung dari pengrajin. Kampung Ayapo dan kampung lain Rumah-rumah panggung di atas air, gereja, dan kehidupan sehari-hari warga. Datanglah dengan sopan, minta izin sebelum memotret. Tugu MacArthur Di Bukit Ifar Gunung, berdiri tugu peringatan markas Jenderal Douglas MacArthur saat Perang Dunia II. Dari sini terlihat pemandangan Danau Sentani dan bandara. Kawasan ini berada di area militer, jadi patuhi aturan dan jam berkunjung. Bukit Teletubbies Bukit-bukit hijau berumput di sekitar danau yang populer untuk foto, terutama sore hari. Kuliner Ikan bakar dari danau, papeda dengan ikan kuah kuning, dan sagu bakar. Tips Hormati adat setempat; beberapa tempat dianggap sakral. Bawa uang tunai, karena tidak semua tempat menerima kartu. Gunakan pelampung saat naik perahu, dan perhatikan cuaca sore yang bisa berangin.

Comments (0)