Mie ayam rumahan: minyak ayam, topping ayam kecap, kuah kaldu, sawi, pangsit, dan sambal

TUREFF• •0
Mie ayam adalah makanan sejuta umat: mi kuning yang diaduk dengan minyak ayam dan kecap, diberi potongan ayam kecap, sawi hijau, dan semangkuk kuah kaldu di sampingnya. Gerobak mie ayam ada di hampir setiap sudut kota, dan banyak pedagangnya berasal dari Wonogiri dan sekitar Solo. Minyak ayam Goreng 200 gram kulit ayam dalam 200 ml minyak dengan api kecil sampai kulitnya kering. Masukkan 5 siung bawang putih cincang, masak sampai kekuningan, lalu saring. Minyak inilah kunci rasa mie ayam. Topping ayam kecap (untuk 5 porsi) 500 gram daging ayam, potong dadu kecil; 5 butir bawang merah dan 3 siung bawang putih, haluskan bersama 3 butir kemiri dan sedikit kunyit; 2 cm jahe, 2 lembar daun salam, 1 batang serai; 4 sendok makan kecap manis, 1 sendok makan kecap asin, saus tiram; garam, merica, dan sedikit gula; 200 ml air. Tumis bumbu sampai harum, masukkan ayam, aduk sampai berubah warna, tambahkan kecap dan air, lalu masak sampai kuah menyusut dan mengental. Kuah kaldu Rebus tulang ayam dengan bawang putih geprek, garam, dan merica selama 1 jam. Tambahkan daun bawang saat disajikan. Penyajian per mangkuk 1. Masukkan 1 sendok makan minyak ayam, 1 sendok teh kecap asin, dan sedikit merica ke mangkuk. 2. Rebus mi dan sawi sebentar, tiriskan, lalu aduk rata dengan bumbu di mangkuk. 3. Beri topping ayam kecap, daun bawang, dan bawang goreng. 4. Sajikan dengan kuah kaldu terpisah, sambal, saus, dan acar mentimun. Tambahan favorit Pangsit goreng atau pangsit rebus, bakso, ceker, dan jamur kancing yang dimasak bersama ayam kecap. Tips Mi basah yang dijual di pasar perlu dibilas air panas agar tidak bau dan lengket. Ayam kecap bisa disimpan di kulkas dua sampai tiga hari, jadi bisa dibuat sekaligus banyak. Minyak ayam yang tersisa juga enak untuk nasi goreng.

Comments (0)