Nasi gandul khas Pati: nasi berkuah santan manis gurih dengan daging sapi atau jeroan, beralas daun pisang
TUREFF• •0
Nasi gandul adalah kuliner khas Pati, Jawa Tengah. Nasi putih disajikan di atas piring beralas daun pisang, disiram kuah santan berwarna kecokelatan yang gurih-manis, lalu diberi potongan daging sapi atau jeroan sesuai pilihan. Konon nama "gandul" berasal dari cara pedagang zaman dulu memikul dagangan yang menggantung (gandul) di pikulan. Kini nasi gandul mudah ditemukan di Pati dan kota-kota sekitarnya, juga di beberapa kota besar.
Bahan (6 porsi)
500 g daging sapi (has atau sandung lamur), boleh ditambah jeroan seperti babat, paru, lidah;
2 liter air;
500 ml santan sedang;
3 lembar daun salam, 4 lembar daun jeruk, 2 batang serai;
3 cm lengkuas;
gula merah, kecap manis, garam;
nasi putih, daun pisang.
Bumbu halus
8 siung bawang merah, 5 siung bawang putih;
4 butir kemiri sangrai;
1 sdt ketumbar, 1/2 sdt jintan, 1/2 sdt merica;
2 cm kunyit, 2 cm jahe.
Merebus daging
Rebus daging dalam air hingga empuk, sekitar 1,5–2 jam. Buang buih yang muncul.
Angkat daging, potong-potong, dan simpan kaldunya.
Jeroan direbus terpisah sampai bersih dan empuk.
Membuat kuah
Tumis bumbu halus dengan daun salam, daun jeruk, serai dan lengkuas sampai harum.
Masukkan tumisan ke dalam kaldu, lalu tuang santan sambil diaduk agar tidak pecah.
Bumbui dengan gula merah, sedikit kecap manis dan garam. Kuahnya gurih dengan rasa manis yang khas.
Masukkan kembali potongan daging dan masak dengan api kecil hingga bumbu meresap.
Penyajian
Alasi piring dengan daun pisang, letakkan nasi, siram kuah, lalu taruh potongan daging atau jeroan di atasnya.
Di warung nasi gandul, daging dan jeroan biasanya dipajang, dan pembeli memilih sendiri lauknya. Ada juga tempe goreng, perkedel dan kerupuk.
Cara makan
Di Pati, banyak orang makan nasi gandul dengan sendok dari daun pisang yang dilipat, disebut "suru".
Tips
Gunakan santan yang tidak terlalu kental agar kuah ringan.
Kuah lebih enak jika didiamkan beberapa jam supaya bumbu menyatu.
Kalau ke Pati, nasi gandul paling ramai dijual pada pagi sampai siang hari.