Nasi tutug oncom khas Tasikmalaya: nasi hangat ditumbuk dengan oncom bakar berbumbu kencur, dan lauknya
TUREFF• •0
Nasi tutug oncom, sering disingkat nasi TO, adalah sarapan khas Sunda dari Tasikmalaya. "Tutug" berarti ditumbuk: nasi hangat dicampur dan ditekan-tekan bersama oncom yang sudah dibakar dan dibumbui, sehingga setiap butir nasi berlapis rasa gurih, sedikit asam, dan harum kencur. Disajikan dengan ayam goreng, tahu, tempe, ikan asin, lalapan, dan sambal.
Mengenal oncom
Oncom adalah makanan fermentasi khas Jawa Barat, dibuat dari ampas kacang tanah atau ampas tahu. Ada oncom merah dan oncom hitam, tergantung jamur yang dipakai. Untuk nasi tutug oncom biasanya dipakai oncom merah.
Bahan (4 porsi)
1 papan oncom merah, sekitar 200 g;
4 piring nasi putih hangat;
3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih;
2 cm kencur;
cabai rawit sesuai selera;
garam dan sedikit gula;
daun kemangi, opsional.
Membakar oncom
Bakar oncom di atas wajan atau langsung di atas api kecil sampai kedua sisinya kecokelatan dan harum. Cara lain adalah menggorengnya sebentar.
Hancurkan oncom dengan garpu atau cobek.
Bumbu
Ulek bawang merah, bawang putih, kencur, cabai, garam, dan gula, lalu tumis sebentar sampai harum, atau gunakan mentah bila ingin aroma lebih tajam.
Campurkan oncom yang sudah dihancurkan dengan bumbu.
Menutug
Masukkan nasi hangat ke dalam campuran oncom, aduk sambil ditekan-tekan dengan centong sampai rata. Tambahkan kemangi bila suka.
Nasi harus hangat agar bumbu meresap.
Penyajian
Sajikan dengan ayam goreng, tahu dan tempe goreng, ikan asin, telur dadar, lalapan seperti mentimun dan kemangi, kerupuk, dan sambal terasi.
Di Tasikmalaya, nasi TO sering dijual dibungkus daun pisang sejak pagi.
Tips
Pilih oncom yang segar, berwarna jingga merata, tidak berlendir dan tidak berbau busuk.
Oncom sebaiknya dimasak matang; jangan dimakan mentah.