Opor ayam untuk Lebaran: bumbu putih, santan tidak pecah, ketupat, sambal goreng ati, dan menyimpannya

TUREFF• •0
Opor ayam adalah hidangan yang hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran, bersama ketupat, sambal goreng ati, dan kerupuk. Ayam dimasak perlahan dalam kuah santan berbumbu putih yang gurih dan harum. Ada juga opor kuning yang memakai kunyit, tetapi opor putih ala Jawa paling klasik. Bahan (untuk 6 sampai 8 orang) 1 ekor ayam kampung atau ayam negeri, potong 12; 1 liter santan dari 2 butir kelapa, pisahkan santan kental dan encer; 3 lembar daun salam, 4 lembar daun jeruk; 2 batang serai, memarkan; 3 cm lengkuas, memarkan; garam, gula, dan sedikit kaldu; bawang goreng untuk taburan. Bumbu halus 10 butir bawang merah; 6 siung bawang putih; 5 butir kemiri sangrai; 1 sendok makan ketumbar sangrai; 1/2 sendok teh jintan; 2 cm jahe; merica secukupnya. Cara memasak 1. Lumuri ayam dengan garam dan air jeruk nipis, diamkan 10 menit, lalu bilas. 2. Tumis bumbu halus bersama salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas sampai benar-benar matang dan harum. Bumbu yang kurang matang membuat opor berbau langu. 3. Masukkan ayam, aduk sampai berubah warna dan terbalut bumbu. 4. Tuang santan encer, masak dengan api kecil sampai ayam empuk, 30 sampai 45 menit untuk ayam negeri dan lebih lama untuk ayam kampung. 5. Tambahkan santan kental, aduk terus perlahan sampai mendidih agar santan tidak pecah. 6. Bumbui dengan garam dan gula, cicipi, dan masak beberapa menit lagi. Penyajian Sajikan dengan ketupat atau lontong, taburi bawang goreng, dan lengkapi dengan sambal goreng ati, telur rebus, sayur labu siam, dan kerupuk udang. Tips santan Jangan menutup panci rapat saat memasak santan, dan aduk sesekali. Santan instan bisa dipakai; tambahkan di akhir dan cukup didihkan sebentar. Menyimpan untuk hari raya Opor bersantan cepat basi pada suhu ruang. Panaskan sampai mendidih setidaknya dua kali sehari, atau simpan di kulkas setelah dingin. Panaskan hanya bagian yang akan dimakan, jangan berulang-ulang seluruh panci. Banyak keluarga justru merasa opor lebih enak di hari kedua karena bumbunya makin meresap.

Comments (0)