Sate dari Madura sampai Padang: ragam sate Nusantara, membuat sate ayam bumbu kacang di rumah, memanggang di arang, dan tips aman soal daging dan asap
TUREFF• •0
Sate adalah salah satu makanan yang paling dicintai di Indonesia. Hampir setiap daerah punya sate khasnya sendiri, dari sate ayam Madura yang dijual pedagang dengan gerobak dan kipas, sampai sate Padang dengan kuah kuning yang kental. Panduan ini mengenalkan ragam sate dan cara membuat sate ayam bumbu kacang di rumah.
Ragam sate Nusantara
Sate ayam Madura: potongan ayam kecil dengan bumbu kacang, kecap manis, irisan bawang merah dan jeruk limau, disajikan dengan lontong.
Sate kambing: populer saat Iduladha, enak dengan kecap, irisan cabai, bawang merah dan tomat.
Sate Padang: daging sapi dan jeroan yang direbus berbumbu lalu dibakar, disiram kuah kental berwarna kuning atau merah dari tepung beras dan rempah.
Sate lilit Bali: daging ikan atau ayam cincang berbumbu yang dililitkan pada batang serai atau bambu pipih.
Sate maranggi dari Purwakarta: daging sapi atau kambing yang dibumbui sebelum dibakar dan biasanya disajikan dengan sambal oncom atau sambal tomat, tanpa bumbu kacang.
Sate klathak dari Yogyakarta: daging kambing muda yang ditusuk jeruji sepeda dan dibakar dengan bumbu sederhana, garam dan merica.
Sate taichan: sate ayam tanpa bumbu kacang, dengan perasan jeruk dan sambal pedas, populer di kalangan anak muda.
Sate ayam bumbu kacang di rumah
Bahan untuk sekitar 30 tusuk:
500 g daging ayam fillet paha atau dada, potong dadu kecil;
3 sendok makan kecap manis, 2 siung bawang putih parut, sedikit garam dan minyak untuk bumbu rendaman;
tusuk sate bambu.
Bumbu kacang: 200 g kacang tanah goreng, 3 siung bawang putih, 5 butir bawang merah, cabai sesuai selera, 2 butir kemiri sangrai, gula merah, garam, kecap manis dan air secukupnya.
1. Rendam tusuk sate dalam air minimal 30 menit agar tidak mudah terbakar.
2. Lumuri ayam dengan bumbu rendaman, diamkan minimal 30 menit di kulkas.
3. Tusuk ayam, 4 sampai 5 potong per tusuk.
4. Haluskan kacang dan bumbu, lalu masak dengan sedikit air, gula merah, garam dan kecap manis sampai mengental dan berminyak.
5. Bakar sate di atas bara arang, bolak-balik sambil diolesi campuran bumbu kacang dan kecap manis, sampai ayam matang dan sedikit gosong di pinggir.
6. Sajikan dengan bumbu kacang, kecap manis, irisan bawang merah, cabai, jeruk limau dan lontong.
Tips memanggang
Gunakan bara arang yang sudah merah dan tidak berapi besar. Api yang menyala-nyala membuat bagian luar gosong sementara dalamnya masih mentah.
Kipas bara agar panasnya merata, seperti yang dilakukan pedagang sate.
Tanpa panggangan arang, sate bisa dibakar di teflon atau grill pan.
Aman dan sehat
Pastikan ayam matang sampai ke dalam: tidak ada lagi bagian merah muda dan cairannya bening.
Jangan memakai bumbu bekas rendaman daging mentah untuk olesan terakhir tanpa dimasak dulu.
Pisahkan talenan dan pisau untuk daging mentah dan bahan matang.
Kurangi bagian yang benar-benar gosong dan hitam, dan imbangi sate dengan sayur dan buah.
Memanggang dengan arang menghasilkan asap dan karbon monoksida: lakukan di luar ruangan, jangan di dalam rumah atau garasi tertutup.
Bagi yang alergi kacang, sajikan sate dengan kecap dan sambal, dan pisahkan peralatan dari bumbu kacang.
Sate untuk berbagi
Sate paling nikmat dimakan beramai-ramai, entah saat kumpul keluarga, malam tahun baru, atau Iduladha. Jangan lupa membagi untuk tetangga.