Sate Padang: daging dan lidah sapi berbumbu, kuah kental kuning atau merah, dan ketupatnya

TUREFF• •0
Sate Padang adalah sate khas Minangkabau yang berbeda dari sate lain di Indonesia. Dagingnya, biasanya daging sapi, lidah, atau jeroan, direbus lebih dulu dengan bumbu rempah sampai empuk, lalu ditusuk dan dibakar. Ciri khasnya adalah kuah kental berwarna kuning atau merah kecokelatan yang pedas dan kaya rempah, disajikan dengan ketupat dan taburan bawang goreng. Sate Padang Panjang dan Pariaman Sate Padang Panjang memakai kuah kuning karena kunyit lebih dominan. Sate Pariaman memakai kuah merah karena lebih banyak cabai. Keduanya sama-sama enak; setiap orang Minang punya favoritnya sendiri. Bahan daging (untuk 4 porsi) 500 gram daging sapi has atau sandung lamur; 250 gram lidah sapi (opsional), bersihkan dan rebus; lengkuas, serai, daun jeruk, daun kunyit; air secukupnya. Bumbu halus 10 butir bawang merah, 6 siung bawang putih; 10 cabai merah keriting, cabai rawit sesuai selera; 4 cm kunyit, 3 cm jahe, 3 cm lengkuas; 1 sendok teh ketumbar, 1/2 sendok teh jintan, merica; garam. Memasak daging 1. Rebus daging dan lidah dengan bumbu halus, serai, lengkuas, daun jeruk, dan daun kunyit sampai empuk, sekitar 1,5 sampai 2 jam. 2. Angkat daging, potong dadu, lalu tusuk dengan tusuk sate. 3. Saring air rebusan, inilah dasar kuah. Kuah sate Larutkan 4 sampai 5 sendok makan tepung beras dengan sedikit air rebusan dingin. Didihkan sisa air rebusan, lalu masukkan larutan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai mengental dan licin. Koreksi rasa dengan garam. Membakar Bakar sate di atas bara sambil diolesi sedikit minyak dan bumbu, sampai harum dan sedikit gosong di tepi. Penyajian Potong ketupat, susun sate di atasnya, siram dengan kuah kental, dan taburi bawang goreng. Biasanya disajikan dengan kerupuk kulit atau keripik singkong. Tips Jangan terlalu banyak tepung, agar kuah tidak bergumpal dan terlalu tebal. Jeroan seperti usus dan jantung harus dibersihkan dan dimasak sampai benar-benar matang. Kesehatan Sate Padang cukup pedas dan berlemak, terutama yang memakai jeroan. Nikmati secukupnya, terutama bagi yang membatasi kolesterol. Di mana makan Gerobak sate Padang biasanya muncul sore hingga malam, di Sumatra Barat maupun di kota-kota lain. Duduk di bangku kayu sambil menyantap sate Padang yang masih hangat adalah pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.

Comments (0)