Seblak Bandung: kerupuk basah, bumbu kencur yang khas, isian dan level pedas, cara membuatnya di rumah
TUREFF• •0
Seblak adalah makanan khas Sunda dari Bandung yang terbuat dari kerupuk basah dimasak dengan bumbu pedas beraroma kencur. Teksturnya kenyal, kuahnya gurih pedas, dan isinya bisa sesuka hati: telur, sosis, bakso, ceker, makaroni, mi, sampai sayuran. Seblak populer di kalangan anak muda dan kini dijual di banyak kota dengan berbagai level pedas.
Bahan (untuk 2 porsi)
100 gram kerupuk mentah (kerupuk bawang atau kerupuk udang);
1 butir telur;
isian sesuai selera: sosis, bakso, ceker ayam rebus, makaroni, mi, sawi, kol;
2 batang daun bawang;
1 sendok makan kecap manis (opsional);
garam, gula, kaldu bubuk;
300 ml air.
Bumbu halus
3 siung bawang putih, 3 butir bawang merah;
3 cm kencur;
cabai rawit sesuai selera;
cabai merah keriting 2 buah.
Kencur adalah kunci rasa seblak. Jangan diganti dengan bumbu lain.
Merendam kerupuk
Rendam kerupuk mentah dalam air panas sekitar 15 menit sampai lunak, atau rebus sebentar. Tiriskan.
Ceker ayam rebus terlebih dahulu sampai empuk jika digunakan.
Cara memasak
1. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak sampai harum dan matang.
2. Masukkan telur, aduk orak-arik.
3. Tambahkan air, didihkan.
4. Masukkan kerupuk, sosis, bakso, ceker, makaroni, dan isian lain.
5. Bumbui dengan garam, gula, kaldu, dan kecap.
6. Masak sampai kuah agak menyusut dan kerupuk kenyal, lalu masukkan sayuran dan daun bawang.
Seblak bisa dibuat berkuah atau lebih kering, sesuai selera.
Level pedas
Penjual seblak biasanya menawarkan level pedas dari 0 sampai sangat pedas. Di rumah, mulai dari cabai sedikit dulu. Seblak yang terlalu pedas bisa membuat perut sakit, terutama bagi yang punya gangguan lambung.
Kebersihan
Gunakan kerupuk dari merek atau penjual tepercaya.
Ceker dan bakso harus dimasak sampai benar-benar matang.
Seblak paling enak dimakan segera; kerupuk akan semakin lembek jika dibiarkan lama.
Variasi
Seblak kering, tanpa kuah.
Seblak seafood dengan udang dan cumi.
Seblak prasmanan, di mana pembeli memilih sendiri isiannya.
Dari Bandung
Seblak lahir di Bandung dan sekitarnya. Kata "seblak" dalam bahasa Sunda sering dikaitkan dengan rasa pedas yang mengejutkan, sesuai dengan sensasi saat menyantapnya.