Kepulauan Togean: taman nasional di Teluk Tomini, rute lewat Ampana atau Gorontalo, snorkeling dan suku Bajau
TUREFF• •0
Kepulauan Togean adalah gugusan pulau di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, yang sejak 2004 ditetapkan sebagai Taman Nasional Kepulauan Togean. Terumbu karang yang masih sehat, hutan, desa-desa suku Bajau di atas air, dan pantai yang sepi menjadikannya tujuan bagi pelancong yang tidak keberatan dengan perjalanan panjang dan fasilitas sederhana.
Cara menuju ke sana
Lewat Ampana: terbang ke Palu atau Luwuk, lanjut jalan darat ke Ampana, lalu naik kapal ke Wakai atau pulau-pulau lain. Ada juga penerbangan perintis ke Ampana pada jadwal tertentu.
Lewat Gorontalo: kapal feri dari Gorontalo ke Wakai, biasanya beberapa kali seminggu dan memakan waktu sepanjang malam.
Jadwal kapal sering berubah karena cuaca dan musim. Periksa jadwal terbaru dan siapkan hari cadangan.
Berkeliling
Antarpulau ditempuh dengan perahu yang disewa bersama atau diatur oleh penginapan.
Kadidiri dan sekitarnya menjadi tempat banyak penginapan dan operator selam.
Desa-desa Bajau di atas laut bisa dikunjungi dengan sopan: minta izin sebelum memotret warga dan rumah mereka.
Yang bisa dilakukan
Snorkeling dan menyelam di terumbu karang yang beragam, termasuk dinding karang dan bangkai pesawat dari masa Perang Dunia II.
Berenang di danau ubur-ubur tak menyengat di salah satu pulau; jangan memakai tabir surya kimia di danau dan jangan mengangkat ubur-ubur dari air.
Menjelajah hutan, melihat burung rangkong dan kepiting kelapa, atau menikmati matahari terbenam dari dermaga.
Hal penting
Listrik di banyak penginapan hanya menyala beberapa jam setiap malam, dan sinyal telepon terbatas atau tidak ada.
Bawa uang tunai secukupnya; ATM hanya ada di kota besar seperti Ampana.
Siapkan obat pribadi, lotion antinyamuk, dan pakaian cepat kering.
Jangan menginjak karang dan jangan membeli biota laut atau suvenir dari karang.
Kapan pergi
Laut biasanya paling tenang sekitar April hingga Oktober, tetapi cuaca bisa berubah. Pada musim angin, gelombang bisa membuat kapal tertunda.