Wakatobi: menyelam dan snorkeling di Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, kampung Bajo dan cara ke sana
TUREFF• •0
Wakatobi di Sulawesi Tenggara adalah gabungan nama empat pulau utama: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Kawasan ini menjadi taman nasional laut dengan terumbu karang yang sangat kaya dan masuk jaringan cagar biosfer UNESCO. Wakatobi terkenal di kalangan penyelam, tetapi juga indah bagi siapa saja yang ingin snorkeling dan mengenal kehidupan suku Bajo.
Cara ke sana
Terbang ke Bandara Matahora di Wangi-Wangi, biasanya melalui Kendari atau Makassar. Ada juga kapal dari Kendari dan Baubau.
Antarpulau dihubungkan oleh kapal reguler dan perahu sewaan. Jadwal bisa berubah tergantung cuaca, jadi siapkan waktu cadangan.
Wangi-Wangi
Pulau terbesar dan pintu masuk Wakatobi. Ada Kampung Bajo Mola, permukiman suku Bajo yang dibangun di atas laut, Pantai Cemara, dan spot snorkeling dekat pantai.
Kaledupa dan Hoga
Pulau Hoga di dekat Kaledupa dikenal dengan terumbu karang yang dangkal dan sering menjadi tempat penelitian kelautan.
Kaledupa punya kampung tradisional dan benteng tua.
Tomia
Banyak spot menyelam terkenal ada di sekitar Tomia, dengan dinding karang yang curam dan ikan berwarna-warni.
Binongko
Pulau paling jauh, dikenal sebagai pulau pandai besi, tempat warga membuat parang dan alat logam secara tradisional.
Menyelam dan snorkeling
Pilih operator selam berizin dan ikuti batas kemampuan serta sertifikasi Anda.
Beberapa lokasi berarus kuat. Ikuti arahan pemandu.
Jangan menyentuh, menginjak, atau mengambil karang dan biota laut. Jangan memberi makan ikan.
Gunakan tabir surya yang ramah terumbu dan pakaian renang lengan panjang.
Menghormati masyarakat
Masyarakat Bajo hidup sangat dekat dengan laut. Minta izin sebelum memotret, berpakaian sopan di kampung, dan dukung usaha lokal seperti homestay dan perahu warga.
Persiapan
Bawa uang tunai secukupnya; ATM ada di Wangi-Wangi tetapi terbatas.
Listrik dan sinyal di pulau kecil bisa terbatas.
Bawa obat anti mabuk laut dan obat pribadi.
Waktu terbaik
Laut umumnya lebih tenang sekitar April sampai Juni dan September sampai Desember. Pada bulan-bulan berangin, gelombang bisa tinggi dan perjalanan kapal terganggu.