Cara menanam cabe di polybag atau pot: semai biji, media tanam, penyiraman, pupuk dan daun keriting
TUREFF• •0
Harga cabai yang naik turun membuat «cara menanam cabe» selalu ramai dicari. Cabai rawit dan cabai keriting bisa ditanam di pot atau polybag di halaman sempit, bahkan di teras yang terkena matahari.
Pilih jenis dan benih
Cabai rawit lebih tahan dan cocok untuk pemula; cabai keriting dan cabai besar butuh perawatan lebih.
Gunakan benih dari toko pertanian, atau biji dari cabai yang sudah tua dan merah, dikeringkan dulu beberapa hari.
Menyemai
Rendam biji di air hangat selama beberapa jam; buang yang mengapung.
Semai di tray atau gelas plastik berisi campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos halus, sedalam sekitar setengah sentimeter.
Simpan di tempat teduh, jaga tetap lembap, jangan sampai becek. Biji biasanya tumbuh dalam satu sampai dua minggu.
Setelah bibit punya empat sampai enam daun sejati, kira-kira tiga sampai empat minggu, bibit siap dipindah.
Media dan pot
Polybag ukuran sekitar 35 × 35 cm atau pot diameter minimal 25 sampai 30 cm, dengan lubang pembuangan air.
Campuran tanah, pupuk kandang yang sudah matang atau kompos, dan sekam, kira-kira 1:1:1.
Pindahkan bibit sore hari, tanam satu bibit per pot, siram, dan letakkan di tempat agak teduh dua sampai tiga hari sebelum dijemur penuh.
Perawatan
Matahari: minimal enam jam sehari. Kurang cahaya membuat tanaman kurus dan jarang berbuah.
Penyiraman: pagi atau sore, saat tanah bagian atas mulai kering. Musim hujan, pastikan air tidak menggenang.
Ajir: pasang tongkat penyangga setelah tanaman setinggi 20 sampai 30 cm agar tidak rebah.
Pupuk: berikan pupuk kandang atau kompos tambahan sebulan sekali. Saat mulai berbunga, pupuk yang kaya kalium dan fosfor membantu pembuahan. Ikuti dosis di kemasan; terlalu banyak pupuk justru merusak akar.
Buang tunas di ketiak daun di bawah cabang utama (tunas air) supaya tanaman fokus berbuah.
Masalah yang sering terjadi
Daun keriting atau keriput: sering karena hama kutu kebul, thrips atau tungau. Periksa bagian bawah daun, semprot air sabun encer atau pestisida nabati dari bawang putih, dan buang daun yang parah.
Bunga rontok: kurang air, panas ekstrem, atau kekurangan unsur hara.
Buah busuk (antraknosa): biasanya di musim hujan; petik dan buang buah yang terkena, jaga jarak antartanaman agar tidak lembap.
Layu mendadak: bisa karena akar busuk atau penyakit layu; jangan siram berlebihan, dan jangan menanam di media yang sama tanpa diganti.
Panen
Cabai rawit mulai bisa dipetik sekitar tiga bulan setelah tanam, dan bisa terus berbuah berbulan-bulan. Petik bersama tangkainya agar tidak cepat busuk. Panen rutin justru merangsang buah baru.